keindahan

Loading...

Kumpulan puisi gue

Cinta sampai mati
Mungkin ini terakhir kugores penaku
Sebab setelah ini kan kugores nadiku
Terima kasih karena sudah menjadi pengantar hidupku menuju kematianku
Aku tersenyum lirih kala sayatan kian merobek nadiku
Tersenyumlah sayang…
Kau bisa rasakan hangatnya darahku
Kini biarkan aku begini
Tersudut mati dengan sisa sayatan luka yang kau gores di hatiku
Pedihnya sayatan luka merobek nadiku
Tak sebanding dengan pedihnya luka di hatiku
Kau yang memberi harapan indah
Namun kau juga yang menghancurkan harapanku
Apalah arti hidup tanpa sebuah harapan
Harapan terbesarku hidup bahagia bersamamu
Tapi kau pergi bersama wanita lain
Kau lupakan janji dan kau pergi tanpa pedulikan aku
Meski kau telah melukai hatiku
Sampai kapanpun kau akan selalu ku cinta sampai ku mati

  Tanpa Hadirmu
Malam semakin larut
Tak lama lagi fajarpun tiba
Namun mataku tak  dapat terpejam
Bayangmu selalu hadir mengisi setiap malamku
Hari semakin hari silih berganti
Hari-hari ku lewati tanpa dirimu
Tak lagi ku rasakan kasih sayangmu
Tak lagi kurasakan perhatianmu dan dukunganmu yang selama ini buat hidupku berarti
Ya Allah, pemilik semesta alam
Hanya kepadamu aku bermuara doa
Dan hanya kepadamu aku bermuara cinta
Ya Allah, tolong kuatkan aku
Aku yakin Allah akan menolongku bangkit dari keterpurukan
Aku yakin Allah telah menyiapkan rencana indah untukku
Janji Allah seperti fajar yang selalu menyinari hati orang yang sabar
Janji Allah akan indah pada waktunya

Hati vs Logika
Masih saja aku merindukanmu
Meski langit dan bumi tak merestu
Meski hati dan logika tak pernah bersatu
Namun terus saja merindukanmu
Ah...
Lelah hatiku terus bertarung dengan logika
Logika yang tak pernah mengijinkan rindu yang menghinggapi pikiranku
Atau kah sang hati yang selalu memaksaku mengikuti kata-katanya untuk mencintaimu?
Lagi-lagi kubingung
Sedangkan kau tak peduli dan tak pernah tahu
Betapa gelisahnya aku tanpa dirimu

Luka hati
Malam yang sunyi kududuk seorang diri
Duduk terdiam tanpa teman di hati
Kuterdiam merasakan luka yang menyelimuti diri
Memberi harpa dalam perasaan yang kurasa sekarang ini
Kau yang pernah singgah di hati
Memberi keindahan dalam hidupku
Namun keindahan itu hanya sementara menyelimuti diri
Akhirnya kau pergi dengan menorehkan luka
Luka yang teramat perih menggores hati
Kini aku hanya bisa terdiam di malam sunyi
Merasakan sakit karena cinta tak bisa dimiliki
Kini aku hanya bisa pasrah menerima semua ini
Mungkin tuhan telah menyiapkan kebahagiaan di hari esok


 
Kesunyian

Kuhembuskan napas dalam hidup
Indah kesunyian dalam mimpi
Diamku seribu bahasa
Diamku menyimpan perih
Mulutku bisa berkata, aku bisa hidup tanpamu
Tapi dalam hati aku teriak
Teriak tiada henti
Aku menangis dalam kepedihan
Kesunyian yang selalu menemaniku
Aku lelah hidup dalam kesunyian
Inginku melepaskannya
Namun aku tak sanggup
Kini aku hanya bisa pasrah menerima semua ini
Kuyakin hari esok kan ada cahaya yang menerangi hidupku

 Pria yang kudamba

Pria itu membawa pergi seluruh hatiku
Hingga aku tak mengerti, apa itu cinta?
Pria itu selalu bermain di setiap mimpiku
Pria itu adalah pria yang tertampan yang pernah kutemui
Pria itu aku banggakan setiap saat
Namun ternyata di belakangku dia tak lebih seperti kakek sihir
Dan suka bermain kuda dengan semua wanita
Paras tampanmu hanya untuk menutupi kebusukanmu
Aku menyesal pernah mencintaimu



Aku ya Diriku

Dalam perjalan hidupku
Baik siang maupun malam
Ku lihat diriku begini adanya
Tidak seperti kau
Tidak pula seperti dia
Aku ya diriku
Diriku dengan sejuta kelemahan
Namun kelemahanku tak mengurangi rasa cintaku pada puisi
Puisi belahan jiwaku
Aku yakin dengan sejuta kelemahanku
Aku bisa meraih impian menjadi penerus Chairil Anwar

 Kado Terindah Adalah Doa


Apa yang harus diuraikan
Saat kata yang memiliki sejuta makna
Membelai sebuah kerinduan
Yang memanggil disetiap syairnya
Sebuah fakta
Pada sukmanya
Dia bersenandung lembut
Berirama syair-syair cinta
Cinta di hari ulang tahunmu
 Aku di sini hanya bisa mengirim doa untukmu
Semoga di ulang tahunmu, kamu semakin sukses
Dan bahagia dunia akhirat
Ketahuilah kado terindah adalah doa yang tulus

Otak dan Modem ngambek
 Wahai tubuhku,otakku, dan juga modemku kenapa kalian eror secara bersamaan?
Apakah kalian marah padaku karena aku lupa mengistirahatkan kalian?
Aku tahu diriku terlalu menyibukan diri dengan naskahku sampai aku melupakan istirahat kalian
tapi aku lakukan ini demi karier dan impianku
Wahai tubuhku, otakku, modemku
kalian jangan ngambek.
Tanpa kalian aku tak bisa meraih impianku
 


1 komentar: