My Novel's

idola gue




1. Idola gue di dunia musik

Pasha ungu
Nama : Sigit Purnomo Syamsudin Said
Tanggal lahir : 27 Nov 1979
Zodiak : Sagitarius

Debut : Album Laguku dengan ungu band pada tahun 2002
Nick Name : Pasha
Lahir : Donggala
Awards and Recognitions : Album Pop Rock Duo Grup Ngetop untuk Album Melayang pada SCTV Music Awards 2007

Nama Lengkap : Rangga Dewamoela Soekarta

Nama Panggilan : Rangga

Tempat dan Tgl Lahir : 6 Januari 1988, Voorburg, Belanda

Zodiak : Capricorn

Artis Favorit : Stevie Wonder

Pendidikan : Fakultas Hukum, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Lagu Favorit : Because of You, Keith Martin

Jajanan favorit : French Fries

Impian sukses : Membahagiakan dan membuat bangga orang tua

Pertama kali on stage : Lomba Nyanyi antar SD

Artis cewek favorit : Beyonce, Agnes Monica

Tidak disukai : Dibohongin dan Udara Panas

Warna Kesukaan : Biru

Hewan Kesukaan : Kucing

Nama Lengkap : Kim Ryeo-wook
Nama Panggilan: Wookie, Ryeowook
Tempat-Tanggal Lahir : Incheon, South Korea – 21 Juni 1987
Genres Lagu : Pop, Dance, R&B, Trot
Pekerjaan : Penyanyi, Penari, Aktor
Alat Musik: Piano, Guitar
Pertama Masuk : 2000
Mulai Aktif : 2005-Present
Labels: SM Entertaiment
Bergabung Dalam : SM Town, Super Junior, Super Junior – M, Super Junior – KRY
Hobby : Nyanyi, Membuat Lagu.
Golongan Darah : O
Tinggi Badan : 173 cm
Berat Badan : 58 kg




2.) Idola gue di dunia sinetron dan film antara lain:

  • Nama lengkap : Jonas Rivanno Wattimena
  • Nama alternatif : Jonas Revanno, Jonas Revano, Jonas Rivano
  • Nama panggilan : Vanno, Nino, Vano
  • Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 20 Maret 1987
  • Nama Ayah : Agustinus Wattimena
  • Nama ibu : Leony Pattipeilohy
  • Agama : Christian Protestant
  • Zodiak : Pisces
  • Occupation : Actor, Model
  • Education : Institut Teknologi Surabaya (ITS), majoring Environmental Engineering
  • Hobby : Basketball, Acting, Singing, making people happy
  • Buku Favorit: Comics
  • Musik favorit : Rock
  • Favorite TV Shows : Channel V, MTV, Khanza, Kawin Massal, Smallville, Nikita


Nama Lengkap: Egi John Foreisythe
Nama Panggilan: Egi John Foreisythe
Tanggal/Tanggal Lahir: Jakarta, 14 Juli 1988
Zodiak: Cancer
Pendidikan: kuliah d Univ. Kesenian Jakarta (IKJ)
Nama Ayah: R Yans
Nama Ibu: Rina Fauziah M
Anak ke: 7 dari 8 bersaudara
SINETRON yang di mainkan Egi: Hanya Satu Mutiara,Kau Bukan Milikku, Cinta Berkalang Noda, Amanah, Putri Pergi, Kisah Sedih di Hari Minggu, Cinta Buat Sasha, Jelangkung, Di Sini Ada Setan, 1001 Cara Menggaet Cowok, Big Is Beautiful, Anak Cucu Adam, Kodrat, Cinta Remaja, Keong Emas, Sakinah


Nama lengkap: Irwansyah
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 6 Maret 1985.
 Tinggi Badan 177 cm.
 Nama Saudara Kandung: Hafiz Faturahman, Andika Mardiansyah, Alvin (Anak pertama dari 4 Bersaudara)
Sinetron yang pernah dibintanginya antara lain: SENANDUNG MASA PUBER, PACARKU SUPERSTAR dan KU T'LAH JATUH CINTA.


Nama : Thomas Robert Pattinson as Edward Cullen
Tanggal Lahir / Tanggal Lahir : 13 Mei 1986 , London (Inggris)
Nama Panggilan : Rob, Patty, Rpattz, Spunk Ransom
Tinggi Badan : 61 inci / 185 Cm
Sodara : Victoria 27 tahun , Lizzy 25 tahun
Sekolah : Harrodian Private School
Sekarang tinggal di : LA , California , USA
Film yang pernah di bintangi :
-How To Be
-The Summer House
-Little Ashes
-Harry Potter And the Goblet Of Fire
-Harry Potter And the Orde Of Phoinex
-Twilight
Mikes : Coke Diet
Makes: Cinnamon toast crunch
SuperHero : Spiderman
Kartun : Hammertime
Film Favorit : Pippi Longstocking, Ivan's, Corky Romano, Prenom Carmen, The Exorcist, One Flew Over the Cuckoo's Nest.
Acara TV : American Idol & The X Factor
Aktris Kesukaan: Kristen Stewart
Aktor Kesukaan : Jack Nicholson
First Kiss : 12 Tahun ( OMG

 Nama asli : Ken Chu Hsiao-tien
Tanggal lahir : 15 Januari 1979
Lahir di : Taiwan
Zodiac : Capricorn
Terkenal sejak membintangi serial drama "Meteor Garden" (2001)
tinggi badan : 180 cm

3.) Idola gue di dunia Novelis

Nama Lengkap: Fitria Pratnasari
Tanggal lahir: 30 Juni
ini dia karya2ku:
1. SUTRADARA IBLIS
2. THE DIVAS (haus darah, rajah benting, susuk pencekal nyawa) - karya antologi
3. TERPERANGKAP KUTUKAN FILM
4. POCONG BUNTING (Best Seller)
5. DEATH SYMBOL's (poker Jane) Grage haunted (antologi)
6. Bule Alay (baru)
7. Shaman's Blood Note (mudang Piui Gilog) NEW
8. Ghost Elevator (terjual di 5000 indomaret, NEW)
9. Asrama Hantu Gendeng (novel antologi)
dan beberapa karya lain yang siap cetak.

script writer: diary bunda, triangle (tahap syuting), dan beberapa sinetron.

act on film: baru 2 FTV. Nyanyian Dari Laut , Halte Pengantin, susuk pencekal nyawa, triangel: episode The Hacker dll.

 Habiburrahman El Shirazy lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976, Memulai pendidikan menengahnya di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, Mranggen, Demak di bawah asuhan K.H. Abdul Bashir Hamzah. Pada tahun 1992 ia merantau ke kota budaya Surakarta untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta, lulus pada tahun 1995. Setelah itu melanjutkan pengembaraan intelektualnya ke Fakultas Ushuluddin, Jurusan Hadist Universitas Al-Azhar, Kairo dan selesai pada tahun 1999. Pada tahun 2001 lulus Postgraduate Diploma (Pg.D) S2 di The Institute for Islamic Studies di Kairo yang didirikan oleh Imam Al-Baiquri.

Ketika menempuh studi di Kairo, Mesir, Kang Abik pernah memimpin kelompok kajian MISYKATI (Majelis Intensif Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam) di Kairo (1996-1997). Pernah terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti "Perkemahan Pemuda Islam Internasional Kedua" yang diadakan oleh WAMY (The World Assembly of Moslem Youth) selama sepuluh hari di kota Ismailia, Mesir (Juli 1996). Dalam perkemahan itu, ia berkesempatan memberikan orasi berjudul Tahqiqul Amni Was Salam Fil ‘Alam Bil Islam (Realisasi Keamanan dan Perdamaian di Dunia dengan Islam). Orasi tersebut terpilih sebagai orasi terbaik kedua dari semua orasi yang disampaikan peserta perkemahan tersebut.

Pernah aktif di Mejelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Orsat Kairo (1998-2000). Pernah menjadi koordinator Islam ICMI Orsat Kairo selama dua periode (1998-2000 dan 2000-2002). Sastrawan muda ini pernah dipercaya untuk duduk dalam Dewan Asaatidz Pesantren Virtual Nahdhatul Ulama yang berpusat di Kairo. Dan sempat memprakarsai berdirinya Forum Lingkar Pena (FLP) dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kairo.

Selama di Kairo, ia telah menghasilkan beberapa naskah drama dan menyutradarainya, di antaranya: Wa Islama (1999), Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr. Yusuf Qardhawi yang berjudul 'Alim Wa Thaghiyyah, 2000), Darah Syuhada (2000). Tulisannya berjudul Membaca Insanniyah al Islam dimuat dalam buku Wacana Islam Universal (diterbitkan oleh Kelompok Kajian MISYKATI Kairo, 1998). Berkesempatan menjadi Ketua TIM Kodifikasi dan Editor Antologi Puisi Negeri Seribu Menara Nafas Peradaban (diterbitkan oleh ICMI Orsat Kairo) Beberapa karya terjemahan yang telah ia hasilkan seperti Ar-Rasul (GIP, 2001), Biografi Umar bin Abdul Aziz (GIP, 2002), Menyucikan Jiwa (GIP, 2005), Rihlah Ilallah (Era Intermedia, 2004), dll. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi Ketika Duka Tersenyum (FBA, 2001), Merah di Jenin (FBA, 2002), dan Ketika Cinta Menemukanmu (GIP, 2004).

Sebelum pulang ke Indonesia, di tahun 2002, ia diundang Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia selama lima hari (1-5 Oktober) untuk membacakan pusinya dalam momen Kuala Lumpur World Poetry Reading ke-9, bersama penyair-penyair negara lain. Puisinya dimuat dalam Antologi Puisi Dunia PPDKL (2002) dan Majalah Dewan Sastera (2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dalam dua bahasa, Inggris dan Melayu. Bersama penyair negara lain, puisi kang Abik juga dimuat kembali dalam Imbauan PPDKL (1986-2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia (2004).

Setibanya di tanah air pada pertengahan Oktober 2002, ia diminta ikut mentashih Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, (Juni 2003). Ia juga diminta menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedia Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya, (terdiri atas tiga jilid ditebitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, 2003). Antara tahun 2003-2004, ia mendedikasikan ilmunya di MAN I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta.

Kini novelis tersebut tinggal di kota Salatiga. Aktivitas kesehariannya lebih banyak digunakan untuk memenuhi undangan mengisi seminar dan ceramah, di samping juga menulis novel yang menjadi pekerjaan utamanya dan sesekali menulis skenario sinetron untuk Sinemart (sebuah rumah produksi yang menaungi karya-karyanya di dunia perfilman dan persinetronan).

Kang Abik, demikian novelis ini biasa dipanggil adik-adiknya, semasa di SLTA pernah menulis teatrikal puisi berjudul Dzikir Dajjal sekaligus menyutradarai pementasannya bersama Teater Mbambung di Gedung Seni Wayang Orang Sriwedari Surakarta (1994). Pernah meraih Juara II lomba menulis artikel se-MAN I Surakarta (1994). Pernah menjadi pemenang I dalam lomba baca puisi relijius tingkat SLTA se-Jateng (diadakan oleh panitia Book Fair’94 dan ICMI Orwil Jateng di Semarang, 1994). Pemenang I lomba pidato tingkat remaja se-eks Keresidenan Surakarta (diadakan oleh Jamaah Masjid Nurul Huda, UNS Surakarta, 1994).

Ia juga pemenang pertama lomba pidato bahasa Arab se-Jateng dan DIY yang diadakan oleh UMS Surakarta (1994). Meraih Juara I lomba baca puisi Arab tingkat Nasional yang diadakan oleh IMABA UGM Jogjakarta (1994). Pernah mengudara di radio JPI Surakarta selama satu tahun (1994-1995) mengisi acara Syharil Quran Setiap Jumat pagi. Pernah menjadi pemenang terbaik ke-5 dalam lomba KIR tingkat SLTA se-Jateng yang diadakan oleh Kanwil P dan K Jateng (1995) dengan judul tulisan, Analisis Dampak Film Laga Terhadap Kepribadian Remaja. Beberapa penghargaan bergengsi lain berhasil diraihnya antara lain, Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005 dan IBF Award 2006. Dari novelnya yang berjudul "Ayat-ayat Cinta" dia sudah memperoleh royalti lebih dari 1,5 Milyar, sedangkan dari buku-bukunya yang lain tidak kurang ratusan juta sudah dia kantongi.
Beberapa karya populer yang telah terbit antara lain, Ketika Cinta Berbuah Surga (MQS Publishing, 2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (Republika, 2005), Ayat-Ayat Cinta (Republika-Basmala, 2004), Diatas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Bertasbih (Republika-Basmala, 2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Republika-Basmala, 2007) dan Dalam Mihrab Cinta (Republika-Basmala, 2007). Kini sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, Bulan Madu di Yerussalem, dan Dari Sujud ke Sujud (kelanjutan dari Ketika Cinta Bertasbih).

Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan dan Australia. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca. Di antara karya-karyanya yang telah beredar di pasaran adalah Ayat-Ayat Cinta (telah dibuat versi filmnya, 2004), Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) Dalam Mihrab Cinta (2007), Bumi Cinta, (2010) dan The Romance. Kini sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, dan Bulan Madu di Yerussalem.

4. Idola gue di dunia kuliner (Chef)

Bernama Asli Juna Rorimpandey, Chef Juna berasal dari Manado, lahir tahun 1976.Chef Juna termasuk dalam golongan anak Nakal. Saat umur 15 Tahun, dia membuat Tatto di kedua lengannya menggunakan mesin tatto buatan sendiri saat berada di Bali. Semasa remaja, Chef Juna mempunyai geng bernama BAD BONES, yang kerjanya ugal-ugalan, ngebut dengan menggunakan motor Harley Davidson. Lulus SMA, Chef Juna pernah kuliah tenik perminyakan, walau tidak pernah lulus dan mendapatkan ijasah karena sifatnya yang bengal. Narkoba, berkelahi, keributan antar geng, diculik, di siksa sampai dengan hampir ditembak kepalanya sudah pernah dialami oleh Chef Juna. Itulah yang membuatnya memiliki karakter keras, dan tajam dalam berkata-kata.

Chef Arnold Purnomo. Berusia 23 tahun.
Bukan cita-cita  
Sejak kecil saya dekat dengan dunia kuliner. Ibu adalah seorang koki dan nenek saya juga memiliki restoran. Tapi saya tidak pernah bercita-cita menjadi chef. Karena belajar marketing, dulu saya ingin menjadi marketing director. Sejak usia 10, saya dan keluarga pindah ke Sydney. Di kota inilah saya mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia kuliner. Saat berusia 14, demi iseng mendapatkan uang saku tambahan, saya bekerja di sebuah kafe dekat rumah, dimulai dengan membersihkan dapur. Lalu saya pindah bekerja ke sebuah restoran milik seorang celebrity chef di Australia. Selain itu, ibu saya memiliki beberapa rekan yang berprofesi sebagai chef, terkadang saya suka 'bermain' di dapur mereka.
Saat ingin kembali ke Indonesia, saya pilih Jakarta sebagai tempat memulai karier profesional di dunia kuliner. The Nest Grill adalah restoran pertama yang saya kelola sejak Juli tahun lalu. Dalam waktu dekat, saya ingin membuat satu acara di bulan November. Rencananya, saya akan mengundang beberapa tamu, salah satunya teman saya yang pernah hadir di MasterChef Australia. Saya juga sedang mempersiapkan pembukaan restoran kedua yang direncanakan akan selesai tahun depan.

Suka berkreasi
Selain ibu, saya juga terinspirasi dari seorang juru masak terkenal asal Amerika, yaitu Grant Achatz. Dulu ketika terserang kanker lidah, dia tidak bisa merasakan apa pun, tapi tak pernah putus asa. Kegigihan dan kesuksesannya telah menginspirasi saya. Dalam memasak, saya sering menggunakan seafood sebagai bahan masakan. Bermacam seafood menghasilkan rasa yang berbeda, sehingga saya bisa berkreasi lebih banyak. Saya juga suka coba menghasilkan menu dengan satu ingredient baru.
      
Tak terlupakan
Selama mengelola The Nest Grill, saya punya satu pengalaman tak terlupakan. Malam itu ada dua orang tamu datang ke restoran ini. Saat salah satu dari mereka melihat daftar menu, ekspresi wajahnya tampak tidak senang dengan menu yang ditawarkan. Padahal saat itu saya baru saja menambahkan menu baru lho. Saya dan semua rekan di sini jadi bingung dan salah tingkah karena menduga tamu itu pasti seorang chef. Setelah bertanya langsung, ternyata tamu itu bukan chef dan dia pun tidak ada masalah apa pun dengan menu kami, hahaha… Saya jadi malu sendiri jika teringat kejadian itu. Selain itu, sewaktu pertama kali melakukan pembukaan restoran ini, kami harus membuat makanan untuk 800 orang dan menata restoran yang saat itu masih kosong hanya dalam waktu singkat.

5. Idola gue di dunia magician
Wind Ace Monte
Seorang pesulap aliran classic magic yang banyak menjuarai kompetisi sulap di bidang seni classic magic. Wind Ace Monte akan memukau anda dengan kecepatan tangan di atas panggung dengan nuansa klasik, tuxedo, bunga mawar, dan elegan

Domisili : Yogyakarta

Penghargaan :

- SMC Magic Competition 1 "Jawa Tengah" - 1st Champion

- RAM Pro Class National Magic Competition Champ of The Champ "National" - 3rd Prize

- Indonesia International Extravaganza Pro Class "Semi International" - 1st Champion

- Bangkok International Magic Extravaganza Pro Class Stage "Asia" - 6th Prize "New Age Star Award"

 Rhomedal
Pesulap yang satu ini bernama Rhomedal Aquino lahir di Jakarta, 22 Juni 1989. Rhomedal mempunyai bekal motivasi kuat untuk menjadi legenda sulap klasik di Indonesia. Hingga ini, menurut dia, sulap klasik belum ada sehingga dirinya ingin memulai itu. Terlebih, Rhomedal sudah berjanji pada diri sendiri, sesaat setelah Yusliana, ibunya meninggal dunia pada November 2008. Dia ingin profesional dan menekuni bidang ini sekaligus berterima kasih kepada ibunya yang sangat berjasa. Pertama kali Rhomedal bermain sulap klasik ia berguru kapada Dwi Montero, sehingga saat ini kecepatan tangannya sudah sangat luar biasa. Tahun lalu ia menjadi juara nasional kompetisi magic klasik lalu pergi ke Thailand mawakili Indonesia untuk kompetisi tingkat Asia. Rhomedal mempelajari teknik itu sejak tiga tahun lalu dengan sungguh-sungguh. Jauh lebih serius dibanding kuliahnya di jurusan Broadcasting Universitas Bina Nusantara, Jakarta. Bagi yang ingin mengenal Rhomedal lebih jauh kalian bisa berkomunikasi melalui FB dan FS Rhomedal. Nie, FS: rhomedal_aquino@hotmail.com FB: rhomedalaquino@yahoo.com














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar